Sains Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk mengkomunikasikan hasil penelitian dan pengembangan di bidang sains khususnya bidang-bidang matematika, fisika, kimia, biologi, dan geografi. Artikel harus berupa naskah hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan aturan penulisan seperti dicontohkan di halaman akhir jurnal ini. Seluruh artikel akan di review oleh dua referi yang independen. Kriteria penerimaan artikel meliputi kualitas, orisinalitas serta relevansi sains dan teknologi pada bidang ilmunya.
Penanggung Jawab (Chairman)
Dr. Abd Haris
Editor Eksekutif (Executive Editor)
Dr. Cuk Imawan
Dewan Redaksi (Editorial Board)
Prof. Dr. Wahyudi Priyono (UI, Prof. Dr. Djarwani (UI), Prof. Dr. Masno Ginting (LIPI), Dr. Azwar Manaf (UI), Dr. Djoko Triyono (UI), Dr. Wellyzar Sjamsuridjal (UI), Dr. Yoky Giok Pin, M.Sc (UI), Fevi Novkaniza, M.Sci, (UI), Dr. Edvin Aldrian (BPPT).
Alamat Redaksi (Editorial Office)
d/a Div. Rieset dan Pengabdian Masyarakat FMIPA Universitas Indonesia
Kampus UI Depok 16424, Telp/Fax. (021) 7866837
Email : sainsindonesia@ns.ui.ac.id
———–000———–
PERTUMBUHAN Chlorella spp. DALAM MEDIUM EKSTRAK TAUGE (MET) DENGAN VARIASI pH AWAL
Nining Betawati Prihantini, Berta Putri, dan Ratma Yuniati
Departemen Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia
Abstrak
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh derajat keasaman (pH) awal Medium Ekstrak Tauge (MET) terhadap kerapatan sel mikroalga marga Chlorella Beijerinck pada saat peak. Penelitian bersifat eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan, yaitu nilai pH awal media 5, 6, 7, 8, dan 9. kerapatan sel tertinggi (5.677.625 sel/ml) pada saat peak terjadi dalam media perlakuan pH awal 7. kerapatan sel terendah (3.374.100 sel/ml) pada saat peak terjadi dalam media perlakuan pH awal 5. Hasil uji Anova (padap>0,05) menunjukan adanya pengaruh pH awal media perlakuan yang berbeda terhadap kerapatan sel Chlorella (sel/ml) saat peak. Hasil uji perbandingan berganda terhadap kerapatan sel Chlorella saat peak menunjukan adanya perbedaan nyata (p>0,05) pada setiap media perlakuan, kecuali antar media perlakuan pH awal 8 dengan pH awal 9.

