Doktor Ilmu Fisika

Doktor Ilmu Fisika

Doktor Ilmu Fisika

Lokasi  : UI Depok & Salemba

SKS : 52

Dengan pengalaman mengelola program S1 Fisika sejak 1961 dan program s2 Fisika sejak 1990, tahun 2017 Departemen Fisika FMIPA UI mulai menyelenggarakan program S3 Ilmu Fisika.

Visi

  • Menjadi program studi yang bereputasi inernasional dan unggul di Asia Tenggara.

Misi

  • Menyelenggarakan program pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan dan riset melalui kurikulum berbasis riset yang berkualitas.
  • Menghasilkan lulusan yang mampu melakukan riset secara orisinal dengan pengetahuan dan kompetensi riset yang diakui secara internasional serta memiliki pola pikir analitis, krisis, kreatif, inovatif, konseptual, berorientasi pada penyelesaian masalah dan memiliki sikap obyektifitas, profesionalisme dan etis.
  • Memfasilitasi kebebasan akademik bagi sivitas akademika di program S3 Ilmu FisikaUI sehingga tercipta iklim akademik yang kondusif bagi pengembangan sikap dan pola pikir peserta didik.
  • Meningkatkan sumberdaya riset melalui kemitraan dan jaringan kerja dengan periset, institusi riset, industri dari dalam dan luar negeri.

Kelompok Bidang Ilmu (KBI)
Program S3 Ilmu Fisika FMIPA UI mempunyai karakteristik sesuai dengan KBI

  • Fisika Nuklir dan Partikel :
    Mengkaji fenomena-fenomena alam dalam ranah mikroskopik (partikel nuklir dan subnuklir) maupun makroskopik (astrofisika dan kosmologi) untuk pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri demi peningkatan pemahaman manusia atas alam semesta di sekitarnya, dengan pendekatan teoretik dan komputasi.
  • Fisika Materi Terkondensasi (Condensed Matter Physics) :
    Mengkaji fenomena dan sifat-sifat material, seperti kelistrikan, kemagnetan, optik, maupun kombinasi dari ketiganya, dengan lebih menekankan kepada aspek penjelasan fisis fenomena dan sifat-sifat material tersebut, baik secara eksperimental maupun teoretik.
  • Fisika Instrumentasi :
    Mengkaji aplikasi sifat fisis material yang berkaitan dengan mekanisme kerja sensor, baik sensor mekanik, magnetik, optik, maupun kimia, yang mengarah kepada pengembangan devais sensor, sistem pengukuran, sistem kendali, dan sistem, akuisisi datan yang dapat diaplikasikan pada pengukuran di bidang material, medis, biologi dan kimia.
  • Fisika Medis dan Biofisika :
    Mengkaji besaran-besaran fisis pada makhluk hidup dan aplikasinya pada bidang medis. Bidang fisika medis bersifat multidisiplin dan berhubungan dengan aplikasi fisika dalam bidang kedokteran berupa aplikasi fisika di Radiologi Diagnostik, Radioterapi, Onkologi Radiasi, dan Kedokteran Nuklir. Bidang Biofisika mengkaji penggunaan algae sebagai sumber energi, bomaterial hard tissues seperti tulang dan jaringan keras lain, dan lain-lain.
  • Geofisika :
    Mengkaji besaran-besaran fisis dan aplikasinya pada eksplorasi kebumian, riset di bidang ini dilakukan dengan memanfaatkan parameter-parameter fisis seperti resisvitas batuan, cepat rambat gelombang mekanik, dan konstanta dielektrik batuan, untuk mempelajari dan memetakan kondisi batuan bawah permukaan, dari permukaan hingga ke pusat bumi, untuk eksplorasi migas, geotermal, mineral maupun eksplorasi masalah-masalah lingkungan.

Kurikulum dan Jalur Kuliah

Kurikulum Program Studi S3 Ilmu Fisika ini berbasis kompetensi yang sepadan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 9.

Kurikulum tersebut disusun untuk menghasilakn lulusan yang mampu mengembangkan ilmu fisika dan aplikasinya melalui riset yang diakui secara nasional dan internasional dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin.

Kompetensi utama lulusan :

  • Menciptakan karya inovatif, original, dan teruji melalui riset di bidang fisika dan aplikasinya.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui riset bidang fisika dan aplikasinya.
  • Mendesiminasikan hasil riset dalam bidang fisika sehingga memperoleh pengakuan nasional dan internasional
  • Menyelesaikan masalah-masalah ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat dengan prinsip-prinsip fisika dan mengomunikasikan hasilnya pada masyarakat.

Sekilas Topik Riset

  • KBI Fisika Nuklir dan Partikel
    Topik riset di bidang fisika teoretik energi tinggi (Theoretical High Energy Physics) ini adalah topik-topik di bidang fisika hadronik, fisika hiper, fotoproduksi kaon, interaksi meson, interaksi subatomik beberapa-benda, teori kuantum banyak-benda, materi nuklir, bintang neutron, bintang boson, hyperon puzzle pada bintang kompak, lubang hitam, dimensi ekstra, dan teori grafitasi termodifikasi dan dilakukan secara analitik maupun numerik/simulasi dalam kerangka teori medan kuantum dan teori relativitas.
  • KBI Fisika Materi Terkondensasi (Condensed Matter Physics)
    Topik riset yang dikaji secara teoritis pada bidang ini terkait sifat fisis material seperti semikonduktor, magnetik, molekul DNA, dan lain-lain. Riset ini dilakukan secara numerik/simulasi menggunakan pemodelan kuantum dan aplikasi teknik many-body termasuk diagram Feyman.
    Secara eksperimental topik-topik riset terkait sifat fisis material seperti material Perovskite, double Perovskite, nano-partikel, dan lain-lain, serta aplikasi material tersebut, sebagai contoh appliasi nano-partikel pada penanganan limbah cair juga dikaji.
  • KBI Fisika Instrumentasi
    Topik-topik riset terkait dengan aplikasi fisika pada divais sensor atau sistem untuk pengukuran analitik maupun pengukuran pada skala industri dengan perangkat keras dan lunak yang bersifat otomatis dan intelijen menggunakan microcontroller maupun PC yang dilengkapi Data Acquisition System dikaji di bidang ini. Riset-riset ini kebanyakan disertai pengembangan rangkaian elektronika berbasis microprocessor, sebagai contoh riset sistem instrumentasi untuk aplikasi biomedis.
  • KBI Fisika Medis dan Biofisika
    Topik-topik riset di subbidang fisika medis berkaitan erat dengan pencitraan medis dan radioterapi pada aplikasi fisika di radiologi diagnostik, radioterapi, onkologi radiasi, dan pencarian alternatif pengobatan kanker serta kedokteran nuklir.
    Topi-topik riset subbidang biofisika berkaitan pencarian energi terbarukan dari makhluk hidup seperti alga dan pengembangan biomaterial hard tissues seperti tulang dan berbagai jaringan keras lainnya dari apatite crystals. Pengembangan biomaterial lain terbuka untuk diteliti di subbidang ini.
  • KBI Geofisika
    Topik Riset di bidang ini terkait dengan peninjauan medium batuan yang bersifat heterogen dan anisotrop, inovasi instrumen akuisisi data geofisika, rancangan model pengukuran geofisika yang lebih baik dan efesien dalam akuisisi data, pembuatan dan modifikasi software pengolahan data geofisika.
    Riset di KBI ini dilakukan dengan memanfaatkan beragam metode seperti metode inversi impedansi Poisson data seismic dan discrete wavelet transform analysis dengan HVDM data gravitasi.

Staf Akademik Tetap

  • KBI Nuklir Partikel Teoritis :
  • Dr. rer. nat. Anto Sulaksono
  • Dr. rer. nat. Terry Mart
  • rer. nat. Agus Salam
  • rer. nat. Imam Fachruddin
  • Handhika S. Ramadhan, Ph.D.

 

  • KBI Condensed Matter Physics :
  • Dr. rer. nat. Rosari Saleh
  • Techn. Djoko Triyono
  • Dedi Suyanto, Ph.D.
  • Muhammad Aziz Majidi, Ph.D.
  • Efta Yudiarsah, Ph.D.

 

  • KBI Fisika Medis dan Biofisika :
  • rer. nat. Musaddiq Musbach
  • Supriyanto . Pawiro

 

  • KBI Fisika Instrumentasi
  • Santoso Soekirno
  • Prawito Prajitno
  • Sastra Kusuma Wijaya
    Dr. Martarizal
  • Cuk Imawan
  • Adhi Harmoko S.
  • Arief Sudarmadji
  • Djati Handoko

 

  • KBI Geofisika :
  • rer. nat. Abdul Haris
  • Supriyanto Suparno
  • Syamsu Rosyid, M.T.
  • Yunus Daud