Departemen

Departemen

Departemen FMIPA UI

Departemen Matematika didirikan pada tahun 1961, bersama-sama dengan Departemen Fisika, Kimia, dan Biologi. Saat ini Departemen Matematika menempati gedung berlantai 4 di lingkungan FMIPA Kampus UI Depok. Sejak tahun 2017, Departemen Matematika telah memiliki 4 (empat) program studi yaitu Program Studi Sarjana Matematika, Statistika, Ilmu Aktuaria, dan Program Studi Magister Matematika. Visi Departemen Matematika “menjadi institusi unggulan bidang matematika dan terapannya yang mampu berperan di tingkat global”. Sedangkan misi yang diemban adalah (i) melaksanakan kegiatan Tridharma untuk menghasilkan lulusan Departemen Matematika FMIPA UI yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global; (ii) mengembangkan atmosfer akademik dan budaya riset bagi kemajuan maetamtika dan terapannya untuk menghasilkan inovasi serta solusi yang bermanfaat dalam pembangunan nasional; (iii) memberikan kontribusi dan peran aktif dalam pengembangan matematika dan terapannya di tingkat global. Prodi Sarjana Matematika telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan telah diases di tingkat ASEAN melalui ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA). Pada tahun 2021 Prodi Sarjana Matematika sedang dalam persiapan akreditasi internasional ASIIN. Departemen Matematika mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Saat ini Departemen Matematika memiliki 41 orang dosen tetap dan tidak tetap, 18 orang bergelar Doktor dan 23 orang bergelar Magister. https://math.ui.ac.id

Departemen Fisika FMIPA Universitas Indonesia, mempunyai sejarah dan tradisi yang panjang dalam dunia pendidikan dan penelitian sejak didirikan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.108.094 tanggal 21 Desember 1960. Hingga tahun 2021 Departemen Fisika telah membuka 6 (enam) Program Studi yaitu Prodi Sarjana Fisika, Prodi Magister Ilmu Fisika, Prodi Magister Ilmu Material, Prodi Magister Fisika Medis, Prodi Doktor Ilmu Fisika, dan Prodi Doktor Ilmu Material. Selain menempati gedung berlantai 4 di lingkungan FMIPA Kampus UI Depok, Departemen Fisika juga menyelenggarakan perkuliahan di Kampus UI Salemba. Visi Departemen Fisika “menjadi institusi unggulan dalam bidang fisika dan aplikasinya, yang mampu berperan pada tingkat global.”. Sedangkan misi yang diemban adalah (i) melaksanakan kegiatan riset yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu fisika dan aplikasinya di tingkat global, (ii) melaksanakan kegiatan pendidikan fisika dan aplikasinya untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara global, (iii) melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui pelayanan pendidikan, pemaparan, maupun pemanfaatan hasil-hasil riset fisika dan aplikasinya. Prodi Sarjana Fisika, Prodi Magister Ilmu Fisika, Prodi Magister Ilmu Material, dan Prodi Doktor Iomu Material telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prodi Sarjana Fisika dan telah diases di tingkat ASEAN melalui ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA). Pada tahun 2021 Prodi Sarjana Fisika sedang dalam persiapan akreditasi internasional ASIIN. Departemen Fisika mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Saat ini Departemen Fisika memiliki 43 orang dosen tetap dan tidak tetap, dengan komposisi 5 orang Guru Besar, 33 bergelar Doktor dan 5 bergelar Magister. https://physics.ui.ac.id

Departemen Kimia didirikan pada tahun 1960 (dengan SK. Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan RI, no. 108094/UU tanggal 21 Desember 1960). Penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan pada bulan September 1960 di bawah naungan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam-Universitas Indonesia (FIPIA-UI). Departemen Kimia membuka program Magister Ilmu Kimia (S2) pada tahun 1993 (SK Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI NO.577/DIKTI/ Kep/1993) dan Program Doktor Ilmu Kimia (S3) pada tahun 2001 (SK Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI No. 77/DIKTI/Kep/2001). Memiliki visi “Menjadi pusat unggulan dalam pendidikan dan penelitian kimia, yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional dan internasional” dan misi (i) menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional serta mampu beradaptasi dengan perubahan, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, (ii) mengembangkan program studi yang berkualitas dan mampu berperan dalam kemajuan Ilmu Kimia dan aplikasinya, (iii) memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah kimia dalam masyarakat khususnya di wilayah urban. Program Studi Sarjana dan Magister Ilmu Kimia telah memperoleh akreditasi A, sementara Program Studi Doktor Ilmu Kimia telah mendapat akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prodi Sarjana Kimia telah diases di tingkat ASEAN melalui ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA) dan telah mendapatkan akreditasi internasional The Royal Society Chemistry (RSC). Departemen Kimia mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Didukung oleh 31 orang dosen tetap dan tidak tetap (6 orang Guru Besar, 18 bergelar Doctor, dan 7 bergelar Magister) Departemen Kimia FMIPA UI dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, kecakapan, serta tanggung jawab sebagai tenaga professional, ilmuan, cendikiawan dalam bidang ilmu kimia https://chem.ui.ac.id

Departemen ​​Biologi FMIPA UI telah berusia 61 tahun pada tahun 2021. Departemen Biologi merupakan salah satu dari lima departemen yang ada di Fakultas MIPA UI. Hingga tahun 2021 telah membangun suasana akademik yang kondusif, didukung oleh sarana dan prasarana yang sangat memadai. Memiliki visi “sebagai pusat unggulan pendidikan dan penelitian konservasi biodiversitas yang mendukung peningkatan sumberdaya manusia yang mampu berperan dan bersaing di tingkat nasional dan internasional” dan misi “berperan aktif mengembangkan Biologi terutama dalam lingkup konservasi biodiversitas melalui pelaksanaan pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi” Departemen Biologi memiliki empat program studi yaitu Program Studi Sarjana Biologi, Program Studi Magister Biologi, Program Studi Magister Ilmu Kelautan, dan Program Studi Doktor Biologi. Prodi Sarjana dan Magister Biologi telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prodi Sarjana Biologi telah diases di tingkat ASEAN melalui ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA) dan sedang dalam persiapan akreditasi internasional ASIIN. Departemen Biologi mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Didukung oleh dosen-dosen yang memiliki kepakaran di kelompok ilmu hewan, botani dan mikrobiologi dan melakukan riset dalam 5 kelompok riset WILD (Wild and Sustainable landscape), MSP (Microbial Systematics and Prospecting), CEEB (Community Ecology and Environmental Biology), CeMBioS (Cellular and Molecular Mechanisms in Biological System), dan MeCE (Metabolomics and Chemical Ecology) akan memberi pengalaman belajar dan riset yang memenuhi profil lulusan mahasiswa Sarjana, Magister dan Doktor Biologi. Saat ini Departemen Biologi memiliki 40 orang dosen tetap dan tidak tetap, dengan komposisi 2 orang Guru Besar, 25 orang bergelar Doktor dan 5 orang bergelar Magister. https://biologi.ui.ac.id

Ditinjau dari sejarahnya, berdirinya Jurusan Geografi FMIPA UI pada tahun 1950-an dipelopori TNI Angkatan Darat, dalam hal ini Jenderal Gatot Subroto, yang dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyediakan tenaga-tenaga ahli dalam pembuatan dan analisis peta bagi keperluan militer. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila sejak diresmikan pada tanggal 27 Nopember 1959, segala aktivitas perkuliahan diadakan di Gedung Lembaga Geografi Jawatan Topografi (Jantop) TNI-AD yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No 11, Gunung Sahari Jakarta Pusat sebelum dipindahkan ke Kampus UI Salemba pada tahun 1976. Pada saat itu, program studi yang dibuka hanya diperuntukkan bagi pendidikan Program Sarjana. Jumlah mahasiswa yang mendaftar pada angkatan pertama adalah lebih dari 100 orang. Pada masa itu, Jurusan Geografi berada di bawah pengelolaan Fakultas Ilmu Pasti dan Alam Universitas Padjajaran (FIPIA-Unpad) di Bandung. Barulah pada tahun 1966, pengelolaan Jurusan Geografi dipindahkan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA – UI) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 tanggal 8 Oktober 1966. Dengan selesainya pembangunan Kampus Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat pada tahun 1987, kegiatan perkuliahan dan administrasi pendidikan Jurusan Geografi dipindahkan dari Salemba ke Depok. Pada tahun 1998, Departemen Geografi membuka Program Magister Ilmu Geografi. Memiliki visi “sebagai “Pusat Unggulan (Center of Excellence) di bidang Geografi yang diakui secara nasional dan mampu berperan aktif di tingkat global” dan misi (i) menyelenggarakan kegiatan pendidikan tinggi geografi berbasis kompetensi dan riset, (ii) menyelenggarakan kegiatan penelitian untuk pengembangan ilmu dan riset terapan, (iii) menyelenggarakan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia serta kemanusiaan, (iv) menyelenggarakan kegiatan pelayanan terbaik di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program Studi Sarjana Geografi dan Program Studi Magister Ilmu Geografi telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pada tahun 2021 Prodi Sarjana Geografi sedang dalam persiapan akreditasi internasional ASIIN. Departemen Geografi mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Didukung oleh 38 orang dosen tetap dan tidak tetap (22 bergelar Doktor dan 16 bergelar Magister) dengan bidang peminatan yang dikembangkan oleh Departemen Geografi FMIPA UI yaitu Kelompok Bidang Peminatan (KBP) Geografi Fisik, KBP Aplikasi Sistim Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh, serta KBP Pengembangan Wilayah. https://geografi.ui.ac.id

Rektor Universitas Indonesia mendapatkan mandat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Surat Plt. Dirjen Dikti No. 358/E.E2/DT/2014 untuk menyelenggarakan 2 (dua) Program Studi S1 yang terkait langsung dengan ilmu-ilmu kebumian yaitu Program Studi Geofisika dan Program Studi Geologi. Maka pada tahun 2015 kedua program studi yang untuk sementara bernaung di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dalam rencana jangka panjang, dua prodi tersebut akan menjadi bagian dari satu departemen baru di FMIPA UI, yaitu Departemen Geosains. Pemerintah mengamanatkan agar kedua program studi dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang mampu mengelola sumberdaya alam secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, mampu memitigasi potensi bencana alam yang frekuensinya terus meningkat, serta mampu mengembangkan potensi geowisata sebagai wujud pelestarian keunikan dan keragaman fenomena kebumian di Indonesia. Kebutuhan masyarakat dan industri akan lulusan geologi dan geofisika selama ini cukup tinggi. Berkembangnya eksplorasi sumber energi konvensional (seperti minyak bumi, gas dan batubara) dan energi non-konvensional (seperti CBM dan shale gas) serta energi renewable (seperti panasbumi) mendorong industri banyak membutuhkan sarjana kebumian seperti geologi dan geofisika. Program Studi Geofisika memiliki visi “Menjadi Program Studi Sarjana Geofisika unggulan di bidang kebumian yang mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat Indonesia dan bereputasi di tingkat Asia Tenggara” dan misi (i) Melaksanakan kegiatan Tridharma yang bermutu di bidang geofisika dan relevan dengan tantangan nasional serta global, (ii) Menghasilkan lulusan sarjana Geofisika yang berkualitas, berintegritas, bermoral dan memiliki kepekaan sosial serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global, (iii) Menyelenggarakan manajemen Program Studi S1 Geofisika yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas untuk mendukung visi FMIPA dan visi Universitas Indonesia. Program Studi Sarjana Geologi menggenapkan keragaman ilmu-ilmu dasar di FMIPA dan diharapkan dapat meningkatkan kontribusi FMIPA UI dalam turut serta memecahkan permasalahan yang ditemui dalam pembangunan nasional dari sisi pengembangan wilayah, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya geologi yang tertimbun di bumi Indonesia. Program Studi Geologi memiliki visi “Menjadi Program Studi Geologi yang unggul dan mampu berperan di tingkat Asia Tenggara guna memajukan ilmu kebumian dan pembangunan berkelanjutan” dan misi (i) Melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan Program Studi Sarjana Geologi sebagai calon pemimpin masa depan yang professional, cerdas, bermoral, memiliki kepekaan sosial serta unggul bersaing secara global, (ii) Mengembangkan suasana pembelajaraan aktif dan penelitian terkini di bidang geologi untuk menghasilkan inovasi serta solusi yang bermanfaat bagi masyaratak dan mendukung pembangunan serta ketahanan nasional, (iii) Memberikan kontribusi dan peran aktif dalam pengembangan sains dan inovasi dalam bidang geologi. Departemen Geosains mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud melalui pembukaan mata kuliah secara daring atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Saat ini Departemen Geosains memiliki 22 orang dosen tetap dan tidak tetap, dengan komposisi 1 orang Guru Besar, 3 bergelar Doktor dan 18 bergelar Magister.

Geosains