Guru Besar Departemen Kimia FMIPA UI Jelaskan Peran Bioteknologi Melawan Pandemi Covid – 19

Dalam Webinar Series 1 yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI bekerjasama dengan K – Vision pada hari Kamis (14/5/2020) melalui aplikasi video conference Zoom, Prof. Usman Sumo Friend Tambunan, Guru Besar Departemen Kimia FMIPA UI menjelaskan tentang bagaimana peran bioteknologi melawan pandemik Covid-19.

Diawal pemaparannya pada kegiatan daring bertema The Value of Science and The Role of Experts in Crisis Situations itu, beliau menjelaskan bahwa Covid – 19 merupakan jenis virus SARS – CoV – 2 dan terbagi menjadi tiga tipe berdasarkan mutasi genetik, yaitu tipe A yang memiliki kemiripan dengan virus yang berasal dari Wuhan, tipe B dan tipe C yang mengalami mutasi dan mengubah karakteristik virus secara fenotipe.

Kemudian, peranan cabang ilmu pemanfaatan makhluk hidup tersebut dalam pandemi Covid – 19, salah satu nya adalah mampu menganalisa atau mendeteksi spesimen dari seseorang yang diduga terpapar Covid-19 melalui PCR (Polymerase Chain Reaction) yaitu metode yang digunakan dalam Swab Test untuk mendiagnosa apakah seseorang terpapar virus corona atau tidak.

Lebih jauh lagi, Ia memaparkan bahwa selain mampu mendeteksi apakah suatu spesimen terpapar Covid – 19 atau tidak, bioteknologi juga dapat digunakan untuk menemukan obat atau vaksin yang cocok untuk mencegah penularan Covid – 19.

Prof. Usman, bersama dengan timnya di Departemen Kimia FMIPA UI, kini sedang berupaya meneliti vaksin berbasis subunit atau epitope.

Ia menilai, vaksin jenis ini dapat digunakan secara universal tanpa memandang tipe virus Covid – 19.
Beliau berharap, berbagai pihak dapat saling berkolaborasi untuk mengembangkan lebih jauh lagi penelitian yang saat ini sedang dilakukan agar obat atau vaksin untuk mengatasi Covid – 19 bisa segera ditemukan.

“Dari pembicaraan kami ini, saudara – saudara sekalian kami harapkan untuk boleh sharing pengetahuan untuk pengembangan lebih lanjut dari penelitian kami, karena penelitian ini tidak bisa mono approve. Harus ada kolaborasi,” kata Prof. Usman, mengakhiri sesi pemaparannya.

Theo Andita Nugraha (Matematika 2017) – Kontributor Humas FMIPA UI