Green FMIPA UI

Green MIPA UI

Total keseluruhan gedung skala besar yang berada di Fakultas MIPA UI berjumlah 15 gedung. Pada tahun 2016 membangun gedung Lab Riset Multi Disiplin Pertamina dengan luas 1000 M2 8 lantai, dan tahun 2017 malakunan pembongkaran Kantin Dalas untuk diganti dengan bangunan gedung Mushola dan Kantin FMIPA UI.

Kampus FMIPA menempati area seluas 86,431.36 M2 dengan pajang 8.6 Km merupakan fakultas yang masih sangat asri karena sebayak 59.261 M2 masih ditutupi oleh berbagai vegetasi alam yang sangat hijau. Hal ini bisa tergambar pada sisi paling utara kampus FMIPA UI masih dikeliling hutan karet dan berbagai jenis tanaman lainya. Tepat berada di Jl. Prof Dr. Sudjono D. Pusponegoro (Selatan UI) semakin terjaga kesejukannya karena kelilingi oleh sebuah danau. Danau tersebut turut membantu FMIPA dalam implementasi program konservasi hujan sehingga dapat menjaga kelestarian vegetasi alam/ tumbuhan yang berada disekitarnya.

(Gambar: Peta Area Kampus FMIPA UI)

Informasi Lengkap Penataan dan Insfrastruktur

  • Implementasi Smart Building dalam Renovasi dan Pembangunan Gedung Baru Pimpinan FMIPA UI telah merencanakan konsep gedung smart building dengan berupaya untuk menghadirkan perubahan baru dalam konsep pembangunan gedung baru maupun renovasi gedung karena menyadari akan kebutuhan smard building dan green building seperti pada pembangunan gedung Lab Riset Multidisiplin FMIPA UI – Pertamina (tahun 2016), dan Pembangunan Gedung Mushola dan Kantin (tahun 2017)

Berikut ini beberapa komponen kebutuhan smart building yang berhasil diterapkan di FMIPA UI:

  1. Implementasi penggunaan lampu LED yang hemat energi dan lebih ramah lingkungan
  2. Otomasi sistem alarm untuk mendeteksi asap sehingga mencegah terjadinya kebakaran
  3. Pengawasan yang mudah melalui video/CCTV
  4. Pengunaan kran otomatis untuk menghemat konsumsi air
  5. Pemanfaatan air hujan.

  • Konsep Pembangunan Green Building di FMIPA UI Ciptakan Lingkungan Kampus yang Nyaman dan Sehat Konsep perencanaan bangunan baru dan renovasi diarahkan untuk menciptakan green building dengan mempertimbangkan efek pemanasan global, seperti bangunan dengan dinding terakota dan tersedianya ruang-ruang sirkulasi udara alam yang cukup sehingga bisa menekan suhu udara panas dalam ruangan dan menghemat energy listrik untuk penggunaan AC

Deskripsi:

  1. Dinding terakota sebagai upaya untuk mengurangi suhu panas matahari di dalam gedung merupakan konsep pembangunan green building FMIPA UI untuk yang bertujuan untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan.
  2. Implementasi konsep jendela ruangan dibuat dengan ukuran yang cukup agar sinar matahari tercukup masuk ke ruangan sehingga menjadi lebih sehat dapat menghemat penggunan energi listrik.

Jendela ruangan dibuat dengan ukuran yang cukup supaya sisi pencahayaan tercukupi dari sinar matahari. Dengan pencahayaan ruangan yang alami dari sinar matahari dapat menghemat penggunan energi listrik dan menciptakan ruangan yang sehat karena sinar matahari dapat membunuh kuman. Pengunaan lahan untuk bangunan baru perlu diimbangi dengan kegiatan-kegiatan penanaman pohon di lingkungan kampus FMIPA UI. Hal ini diupayakan agar kearsian kampus tetap menjaga, mengurangi pemanasan dan zat carbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Jejak carbon Fakultas MIPA 1805.75 metric tons. Perhitungan berdasarkan jumlah kendaraan yang memasuki kampus FMIPA UI (mobil = 65 mobil/hari, motor = 1100 motor/ hari) dihitung dengan menggunakan www.carbonfootprint.com/calculator.aspx tanpa memperhitungkan bus, penerbangan dan jejak carbon sekunder

Penggunaan peralatan yang hemat energi (misalnya penggunaan bola lampu dengan daya kecil, LED) menggantikan perangkat yang konvensional

Contoh peralatan hemat energi

Total pemakaian listrik FMIPA UI selama 1 tahun

 

    • Green Kampus Seiring dengan pembangunan gedung baru di FMIPA UI maka semakin berkurang ruang terbuka hijau (taman dan hutan kampus). Namun prinsipnya kampus FMIPA UI berupaya untuk menjaga rasio ruang terbuka untuk bisa mendukung terciptanya kampus yang ramah lingkungan, yaitu dengan menguatkan alokasi anggaran untuk program kegiatan penghijauan kampus. Program ini bertujuan untuk penataan dan pengelolaan lingkungan kampus yang lebih terarah dan efektif. Pada tanggal bulan Mei 2019 FMIPA melakukan kegiatan penanaman bibit pohon langka yang diterima dari LIPI, sebagai berikut:
    • No Nama Jenis Nama Daerah Suku Jumlah
      1 Mangifera casturi Mangga Kasturi Anac. 20
      2 Stelechocarpus burahol Kepel Annon. 14
      3 Shorea pinanga Tengkawang Dipt. 2
      4 Eusideroxylon zwageri Ulin Laur. 10
      5 Dryobalanops lanceolata Kamper Dipt. 14
      6 Mesua ferrea Naga Sari Clus. 2
      7 Shorea palembanica Meranti Dipt. 2
      8 Shorea seminis Tengkawang Batu Dipt. 2
      9 Shorea mecistopteryx Tengkawang Layar Dipt. 2
      10 Shorea selanica Meranti Merah Dipt. 2
      11 Hopea bancana Meranti Dipt. 2
      Jumlah Total : 72

Berapa jumlah Jejak Karbon Fakultas anda selama 12 bulan terakhir (dalam metrik ton) Contoh Jejak Karbon

Pengelolaan sampah di Fakultas MIPA UI diperlukan berbagai kebijakan agar menurunkan produksi sampah atau limbah kampus sehingga dapat mewujudkan kampus yang sehat berkelanjutan. Untuk mewujutkan kampus sehat perlu ditangani dengan langkah awal dengan melakukan survei sampah/limbah di FMIPA UI untuk menghitung komposisi limbah yang dihasilkan fakultas baik limbah organic, anorganik (sampah kertas, plastic, logam), dan limbah bercarun/kimia.

Kebijakan Fakultas MIPA UI dalam penanganan limbah adalah sebagai berikut:

    1. Menyediakan tempat sampah organik dan sampah anorganik sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, dan untuk mendukung program Universitas Indonesia, FMIPA juga telah melakukan pemilahan limbah organik dan non organik yang berlokasi di di tempat area Lab. Parangtopo FMIPA UI;

 

    1. Menyebarkan poster ke seluruh unit kerja agar dapat menghemat kertas kerja dengan menggunakan kertas bekas pada sisi masih kosong, misalnya untuk mencetak berbagai macam draft, atau memotongnya untuk disusun menjadi notes;
    2. Mendorong semua kalangan baik dosen dan mahasiswa untuk bisa menggunakan tumbler atau botol minum.
    3. Bagi pengelola Kantin FMIPA juga dihimbau untuk bisa penyajian dengan sarana berbahan kertas dan tidak lagi menggunakan pembungkus makanan berbahan styrofoam atau plastik. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dan material sulit daur ulang lainnya;
    4. Khusus limbah B3/ beracun dari Lab Kimia Departemen FMIPA UI, kami melakukan penanganan khusus bekerjasama dengan pihak luar yang sudah tersertifikasi dalam pengolahan limbah kimia.

Berikut ini dokumentasi program kegiatan pengelolaan limbah di Fakultas MIPA UI:

Penanganan limbah beracun di Fakultas

(Kegiatan Penanganan Limbah Beracun di Departemen Kimia FMIPA UI)

 

(Dokumen Sertifikasi Pengolahan Limbah)

 

Program Daur Ulang Sampah di Fakultas

Description:

Biokonversi Sampah Organik dengan Black Soldier Fly (BSF)

Setiap hari, sampah organik sisa makanan dari kantin, ketika hari normal, yaitu ketika perkuliahan berjalan, berjumlah antara 2 ember sampai dengan 4 ember bekas cat ukuran 20 Kg. Kita mencoba mengolah sampah organik ini dengan bantuan Black Soldier Fly (BSF), Hermetia illucens [1].

Sampah organik, terutama sisa-sisa makanan, Gambar [1] di kantin dimasukkan ke dalam ember-ember yang sudah dipersiapkan khusus, Gambar[2], yang setiap hari di bawa ke Lab Parangtopo dimana proses biokonversi sampah organik oleh BSFL (Black Soldier Fly Larvae) akan dilakukan.

Ketika pertama kali datang ke Lab Parangtopo, sampah organik pertama kali akan disimpan di komposter ember tumpuk ,Gambar [3,4], ember tumpuk ini sudah berisi BSFL. Setelah kandungan air di dalam sampah menurun, maka dari komposter ember tumpuk, sampah akan dipindahkan ke biopond, Gambar [5]. Biopond ini berfungsi untuk biokonversi lebih lanjut oleh BSFL, secara teoritis 1 koloni BSFL berukuran sedang berjumlah sekitar 1.6 juta larva, dapat melalukan biokonversi sampah organik sebanyak 1 ton menjadi 45 Kg protein dan 181 Kg kompos selama 1 minggu [2].

Dari biopond, larva-larva BSF yang sudah menjadi pre-pupa dan pupa akan dipindahkan ke kandang indukan BSF, gambar [6], untuk melanjutkan siklus BSFL berikutnya, yaitu menjadi lalat. Di Kandang ini, BSF akan kawin, menghasilkan telur di tempat yang telah kita sediakan, telur ini akan rutin dipanen, lalu ditetaskan, jika sudah berukuran cukup, baru kita pindahkan ke ember tumpuk dan biopond.

Setelah proses biokonversi selesai, seperti telah dijelaskan sebelumnya, akan dihasikan kompos, yang biasa kita sebut dengan kasgot, kompos maggot. Sebenarnya, kasgot ini bias langsung kita gunakan, tapi untuk meningkatkan kualitas unsur hara di dalamnya, sebagian ada yang kita masukkan ke worm composting, Gambar [7], agar kasgot ini, diproses lebih lanjut oleh cacing lumbricus, sehingga nanti, selain cacing lumbricusnya dapat kita panen, residunya, yang kita sebut kompos cacing, kompos premium, dengan kandungan unsur hara yang lebih tinggi dapat kita panen dan dapat diaplikasian langsung sebagai pupuk tanaman, dapat pula dikemas, untuk digunakan dikemudian hari.

Aquaponik, metode tanam dengan menggunakan unsur hara yang bersumber dari kotoran ikan, kita bangun juga, Gambar [8,9,10], pakan yang kita gunakan, sebagian besar menggunakan BSFL, baik BSFL segar maupun BSFL yang sudah dikeringkan, sehingga dapat meminimalisir ketergantungan pakan pellet dari pabrik.

Demikian lah proses pengolahan sampah organik yang kita lakukan saaat ini, dengan cara ini, kita telah membumikan konsep circular economy.

Pengolahan Limbah Organik (sampah, limbah sayuran dan tumbuhan) (pilih opsi yang paling menggambarkan situasi Fakultas dalam pengolahan limbah organik)

Deskripsi:

Limbah organik fakultas dikelompokan dalam 2 jenis: sampah organik basah berasal dari kantin-kantin fakultas yaitu sisa makan diperkirakan mencapai 20 – 25 kg /hari dan sampah organik kering berupa daun-daun dan rumput.

Pengelolahan sampah organik ini sepenuhnya dikelola oleh tenaga kebersihan (3 orang) FMIPA UI secara teratur melalui langkah-langkah berikut ini:

  1. Pemilahan sampah basah dengan sampah plastik di kantin FMIPA UI
  2. Pengumpulan sisa makanan/sampah basah ke ember besar secara teratur pada jam 15:00 WIB
  3. Seluruh sampah yang terkumpul dimasukkan ke kantong-kantong plastik untuk dikirim ke tempat penampungan dan pengolahan sampah fakultas di Lap. Parangtopo
  4. Sampah basah ditangani tenaga ahli biokonversi menggunakan media ember yang sudah berisi BSFL (Black Soldier Fly Larvae) link dokumentasi daur ulang sampah basah

 

Pengolahan Limbah Anorganik (sampah kertas, plastik, dll.)

Deskripsi:

Sebagian besar sampah anorganik fakultas dapat didaur ulang, seperti kertas, kardus, botol kaca, botol plastik, kaleng dan lainnya. Saat ini pengelolaan sampah anorganik di FMIPA UI sudah dikelola secara teratur oleh tenaga kebersihan dengan cara:

  1. Penyedian sarana tempat sampah di setiap lokasi
  2. Kegiatan pengumpulan sampah oleh tenaga kebersihan secara teratur pada setiap harinya
  3. Penyortiran/pemilahan sampah untuk dikirim ke pihak lain / pengepul sampah.

Untuk mengubah sampah tersebut menjadi sebuah produk olahan daur ulang fakultas tentunya memerlukan tempat dan tenaga khusus, biaya operasional dan peralatan seperti produk konblok dari dengan campuran bahan plastic. Maka saat ini pengelolaan sampah anorganik seperti kertas, plastik dan jenis lainnya masih dengan cara dikumpulkan oleh tenaga kebersihan untuk dijual ke pihak pengepul sampah-sampah plastik.

(Jumlah pemakaian kertas di lingkungan fakultas setiap bulannya)

 

Program Fakultas MIPA untuk mengurangi penggunaan plastik dan kertas

Deskripsi:

  1. Penyebaran poster gerakan menggunakan tumbler
  2. Sosialisasi penggunaan tumbler kepada mahasiswa baru untuk mengurangi sampah plastik

Deskripsi:

  1. Sosialisasi kebijakan fakultas untuk menerapakan budaya hemat kertas dan penggunaan kertas bekas
  2. Penyebaran poster untuk menggunakan kertas bekas yang masih kosong untuk mencetak daft surat, draf laporan, dll.

Implementasi Program Konservasi dan Pemanfaatan Air

  1. Pemeliharaan danau kenaga resapan sebagai sumur resapan air hujan
  2. Saluran air hujan diarahkan ke lubang-lubang resapan supaya air terserap kemali ke dalam tanah
  3. Pembanguna lubang biopori di sekeliling gedung

  1. Pembangunan Ground Tank di sekitar Gedung Lab. Riset Multidisiplin FMIPA UI – Pertamina untuk menampung dan menyimpan air hujan

Implementasi Program Hemat Air

  1. Penggunaan Peralatan Hemat Air dengan pemasangan keran sensor otomatis

Deskripsi:

  1. Penggunaan peralatan hemat air berupa keran sensor otomatis di wastafel
  2. Sosialisasi program hemat air melalui poster

 

Peralatan Total Total peralatan hemat air Persen
Toilet 160 0 0%
Wastafel 176 6 3%
Dll
    Rata-rata 1%
  1. Sosialisasi untuk berperilaku hemat air di kampus FMIPA UI
    FMIPA UI sangat mendukung program hemat air karena seluruh individu harus turut menjaga sumber air dengan merubah perilaku kebiasaan membuang-buang air bersih begitu saja, misalnya membuka keran terlalu besar sehingga air mengucur deras

Fakultas MIPA UI berkomitmen untuk meujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan sehat. Kami mendukung kebijakan pimpinan UI untuk menata dan mengatur penggunaan transportasi karena hal ini sejalan dengan program UI untuk menjaga kampus hijau Universitas Indonesia.

Untuk mengusung implementasi transportasi yang ramah lingkungan dalam upaya mengurangi emisi carbon diperlukan komitmen bersama dan kegiatan sosialisasi melalui peraturan, surat edaran, poster atau spanduk secara bertahap dalam waktu yang cukup lama (karena merubah kebiasaan) meskipun civitas akademik berdada di lingkungan berpendidikan. Perlu menyamakan pemahaman, persepsi dan tindakan agar norma dan nilai-nilai konsep hijau dapat didukung bersama.

Tindakan menuju berkelanjutan lingkungan sehat:

  1. Mendorong civitas akademik dan tendik untuk bersepeda, menggunakan Bus Kampus, bahkan transportasi masal sehingga bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi di lingkungan kampus.
  2. Mewajibkan mahasiswa baru untuk menggunakan transportasi Bus Kampus atau menghimbau untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi ke kampus FMIPA UI, kecuali yang berdomisili jauh dari kampus.
  3. Penyediaan parkir sepeda di setiap unit atau kantor dan ditempatkan pada posisi yang paling strategis.
  4. Penyediaan tempat parkir yang terkonsentrasi pada titik-titik strategis, baik yang dikhususkan untuk staff maupun parkir untuk mahasiswa dan tamu umum.

 

 

 

Ratio total parkir area terhadap total area Fakultas MIPA UI

 

Total area fakultas = 86,431.36 m2
Total area Parkir = 8,058.76m2
Ratio = 9.32 %

 

 

Zona parkir di area Fakulas MIPA

 

 

 

 

Dukungan terhadap pejalan kaki

Deskripsi:

Inisiatif pembatasan jumlah kendaraan bermotor pribadi yang memasuki kawasan Fakultas:

  1. Pagar pembatas penyebrangan jalan khusus pejalan kaki
  2. Jalur khusus pejalan kaki dari gedung kuliah menuju halte bus FMIPA UI
  3. Jalur disabilitas

Fakultas MIPA UI sebagai pusat pembelajaran sains dan lingkungan hidup, baik dalam ilmu kimia, biologi, geologi dan geosains serta ilmu bidang geografi memiliki peran lansung dalam bidang pendidikan dan penelitian. Agar sasaran dan tujuan tersebut tercapai dengan baik maka FMIPA UI menawarkan mata kuliah terkait dengan keberlanjutan lingkungan. Hal ini akan terus dikembangakan karena civitas akademik bersentuhan lansung dengan lingkungan sehingga peran mereka memberi manfaat lansung pada kelestarian lingkungan hidup dan masyarakat.

Dosen mempunyai peran startegis dalam membangun perilaku mahasiswa, baik dalam hal pengetahuan, sikap, dan tindakan keterampilan mahasiswa. Perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan dapat dilakukan terutama melalui contoh-contoh, panutan, kegiatan nyata yang dapat dicoba, dialami, dan diusahakan oleh mahasiswa yang akan bermanfaat bagi kehidupan mahasiswa itu sendiri maupun juga bagi lingkungannya. Dosen memiliki kesempatan yang luas dan peran yang penting dalam pembentukan perilaku peduli terhadap kualitas dan kelestarian lingkungan.

Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan pada Mahasiswa Program Sarjana

No. Prodi Pengampu Nama Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Kategori Mata Kuliah
1 S1 Kimia Kimia Lingkungan SCCH604052 2 Mata Kuliah Pilihan
2 S1 Kimia Praktikum Kimia Lingkungan SCCH604053 Mata Kuliah Pilihan
3 S1 Geologi Hidrogeologi & Geologi Lingkungan SCGF603528 2 Mata Kuliah Wajib
Program Studi
4 S1 Geofisika Analisis Dampak Lingkungan SCGL603646 2 Mata Kuliah Pilihan
5 S1 Biologi Konservasi Sistem Lingkungan SCGL603647 2 Mata Kuliah Pilihan
6 Geologi Lingkungan SCGL604736 2 Mata Kuliah Wajib
Program Studi
7 Mikrobiologi Lingkungan SCBI603406 3 Mata Kuliah Pilihan
8 Manajemen Lingkungan SCBI603503 2 Mata Kuliah Pilihan
9 S1 Geografi Ekologi dan Lingkungan SCGE602002 2 Mata Kuliah Wajib
Program Studi
10 Klimatologi Perkotaan SCGE603709 2 Mata Kuliah Pilihan
11 Fenomena dan Dampak Perubahan Iklim SCGE604710 2 Mata Kuliah Pilihan

DOKUMENTASI ACARA/KEGIATAN TERKAIT DENGAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN

1. Pelepasan Peserta Pengmas MIPA Green Village (14 Januari 2019) 2. FGD DAS Ciliwung (24 Januari 2019) 3. Public Lecture – I-SER dan WCS Indonesia tentang Perlindungan Harimau dan Satwa yg terancam punah (11 April 2019) 4. World Water Day-FMIPA UI-UNESCO-IGCN – Partisipasi FMIPA UI dalam rangka peringatan hari air se-dunia (22 April 2019)

Berikut daftar Jumlah Kegiatan Acara Fakultas yang Berkaitan dengan Keberlanjutan Lingkungan selama 2 tahun terakhir

         
No Judul Acara Kegiatan Tanggal Web Link Berita
1 Pelepasan Peserta Pengmas MIPA Green Village Kegiatan Kemahasiswaan 1/14/19
2 FGD DAS Ciliwung Dialok Publik 1/24/19
3 Public Lecture – I-SER dan WCS Indonesia tentang Perlindungan Harimau dan Satwa yg terancam punah Seminar 04/11/2019
4 World Water Day-FMIPA UI-UNESCO-IGCN – Partisipasi FMIPA UI dalam rangka peringatan hari air se-dunia Seminar 4/22/19 https://www.sci.ui.ac.id/unesco-dan-fmipa-ui-berkomitmen-menjaga-ketersediaan-air/
5 Pentingnya Analisis DNA dalam Upaya Pencegahan Kejahatan terhadap Satwa Liar Press Conference 19/12/2019 https://www.sci.ui.ac.id/aplikasi-teknologi-berbasis-dna-sebagai-strategi-konservasi-satwa-liar-untuk-memperkuat-pencegahan-kejahatan-terhadap-satwa-liar/
9 Mahasiswa FMIPA UI Gelar Kegiatan Edukasi Kebencanaan Kreatif dan Aktif untuk Siswa SD di Sukabumi Kegiatan Kemahasiswaan 06/05/2019 https://www.sci.ui.ac.id/mahasiswa-fmipa-ui-gelar-kegiatan-edukasi-kebencanaan-kreatif-dan-aktif-untuk-siswa-sd-di-sukabumi/
10 Perluas Wawasan Terkait Gempa, Cuaca, dan Iklim 53 Mahasiswa Prodi Geofisika FMIPA UI Sambangi BMKG Kegiatan Kemahasiswaan 13/05/2019 https://www.sci.ui.ac.id/perluas-wawasan-terkait-gempa-cuaca-dan-iklim-53-mahasiswa-prodi-geofisika-fmipa-ui-sambangi-bmkg/
6 Dialog Publik “Diskusi Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya” Dialok Publik 24/05/2018 https://www.sci.ui.ac.id/dialog-publik-diskusi-undang-undang-nomor-5-tahun-1990-tentang-konservasi-sumber-daya-alam-dan-ekosistemnya/
7 Seminar & FGD Enabling Time Critical and Policy-Driven Wildlife Genetics Studies Seminar 19/12/2018 https://www.sci.ui.ac.id/seminar-fgd-enabling-time-critical-and-policy-driven-wildlife-genetics-studies/
8 Kembangkan Budidaya Tanaman Bertingkat, FMIPA UI Wujudkan Program KRPL Kegiatan Pengmas 11/19/18 https://www.sci.ui.ac.id/kembangkan-budidaya-tanaman-bertingkat-fmipa-ui-wujudkan-program-krpl/
11 UI-Griffith University Berkolaborasi Dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Perubahan Iklim Dialok Publik 11/02/2018 https://www.sci.ui.ac.id/ui-griffith-university-berkolaborasi-dalam-pembangunan-berkelanjutan-dan-perubahan-iklim/
12 Pemetaan Pascabencana, FMIPA UI Kirim Tim ke Palu dan Donggala Kegiatan Kemahasiswaan 28/10/2018 https://www.sci.ui.ac.id/pemetaan-pascabencana-fmipa-ui-kirim-tim-ke-palu-dan-donggala/
13 Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Bencana, FMIPA UI Kembali Gelar Sosialisasi dan Mitigasi di SMAN 31 Jakarta Kegiatan Pengmas 31/08/2018 https://www.sci.ui.ac.id/tingkatkan-kewaspadaan-potensi-bencana-fmipa-ui-kembali-gelar-sosialisasi-dan-mitigasi/
14 Mahasiswa Kimia FMIPA UI Ciptakan Insektisida Alami Ramah Lingkungan Kegiatan Kemahasiswaan 22/08/2018 https://www.sci.ui.ac.id/mahasiswa-kimia-fmipa-ui-ciptakan-insektisida-ramah-lingkungan/
15 Kemah Spesial Untuk Anak Anak Spesial Kegiatan Kemahasiswaan 25/08/2018 https://www.sci.ui.ac.id/kemah-spesial-untuk-anak-anak-spesial/
16 Mahasiswa Fisika FMIPA UI Ciptakan Metode Cepat Temukan Sumber Air Bersih Kegiatan Kemahasiswaan 13/08/2018 https://www.sci.ui.ac.id/mahasiswa-fmipa-ui-ciptakan-metode-cepat-temukan-sumber-air-bersih/
17 Perubahan Undang – Undang Konservasi No.5/90 Harus Mengikuti Arahan Paradigma Baru Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Seminar 24/05/2018 https://www.sci.ui.ac.id/perubahan-undang-undang-konservasi-no-590-harus-mengikuti-arahan-paradigma-baru-konservasi-sumber-daya-alam-hayati-dan-ekosistem/
18 Menelaah Kasus Pencemaran Laut di Balikpapan Dialok Publik 26/04/2018 https://www.sci.ui.ac.id/menelaah-kasus-pencemaran-laut-di-balik-papan/
19 BEM FMIPA UI 2018 Memperingati Hari Hutan Sedunia Kegiatan Kemahasiswaan 21/03/2018 https://www.sci.ui.ac.id/begini-cara-bem-fmipa-ui-2018-memperingati-hari-hutan-sedunia/
20 FMIPA UI-Universiteit Leiden Dorong Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Keberlanjutan Ekosistem Laut di Indonesia Seminar 25/01/2018 https://www.sci.ui.ac.id/fmipa-ui-universiteit-leiden-dorong-pelestarian-keanekaragaman-hayati-dan-keberlanjutan-ekosistem-laut-di-indonesia/
21 Peserta Program Winter School 2018 Lakukan Observasi bidangan kelautan di Pulau Seribu Kegiatan Kemahasiswaan 16/01/2018 https://www.sci.ui.ac.id/peserta-program-winter-school-2018-lakukan-observasi-di-pulau-seribu/
22 Winter School Tentang Keanekaragaman Hayati dan Keberlanjutan Ekosistem Laut di Indonesia Kegiatan Kemahasiswaan 12/01/2018 https://www.sci.ui.ac.id/winter-school-tentang-keanekaragaman-hayati-dan-keberlanjutan-ekosistem-laut-di-indonesia/